sedikit tulisan mengenai cinta

peringatan : penulis tidak bertanggung jawab atas mual,pusing,dan kegalauan yg terjadi akibat membaca tulisan ini

“celakalah manusia yang semasa muda hatinya tidak pernah belajar untuk berharap,mencintai,dan mempercayai kehidupan” – Joseph Conrad

Masalah cinta tidak pernah habis dibahas. Karena setiap manusia pasti pernah mengalaminya. Entah itu cinta tanah air,cinta keluarga,cinta kepada pasangan dan lainnya. Topik ini selalu menjadi topik favorit dalam setiap cerita,lagu dan puisi. Coba bayangkan kamu nonton film tanpa unsur ini,hampa kan? Diakui atau tidak kita pasti punya berbagai pengalaman soal ini,dari yang paling buruk sampe yg paling indah. Selain itu,harus diakui unsur inilah yang sering kali membuat hidup semakin berwarna.

Sebelum dibahas lebih jauh,cinta itu sebenernya apa? Bukan….bukan nama penyanyi yg lagi ngetop di iklan motor. Tapi cinta itu suatu perasaan terhadap suatu objek yang seringkali gk bisa dilukiskan dengan kata2. Ada yg bilang cinta itu anugerah terindah dari Tuhan,ada juga yang bilang cinta itu ta omong kosong (biasanya yg bilang gini yg baru aja ada masalah). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,cinta adalah [a] (1) suka sekali; sayang benar: orang tuaku cukup — kpd kami semua; — kpd sesama makhluk; (2) kasih sekali; terpikat (antara laki-laki dan perempuan): sebenarnya dia tidak — kpd lelaki itu, tetapi hanya menginginkan hartanya; (3) ingin sekali; berharap sekali; rindu: makin ditindas makin terasa betapa — nya akan kemerdekaan; (4) kl susah hati (khawatir); risau: tiada terperikan lagi — nya ditinggalkan ayahnya itu.

Tapi kalo kata orang banyak,cinta tu menerima dan memberi. Dalam artian, memberi tanpa mengharap kembali kayak kasih ibu kepada beta (sori,numpang nyanyi),dan menerima dgn ikhlas walau terkadang menyakitkan. Misalnya,kita merelakan seseorang yg kita cintai pergi bersama orang lain karena kita tau itu yg terbaik untuknya meskipun perih (duileh bahasanya….). Bingung? jangankan kalian,saya aja bingung nulisnya. Pokoknya kita ikhlaslah asal kita yakin itu yg terbaik.

Nah,cinta beda dengan suka. Kalo suka tu beda2 tipis sama nafsu. Makanya,kalo misal ada kasus2 seputar asusila,itu pasti bukan cinta tapi nafsu. Kenapa saya bisa bilang gitu? Karena yang namanya tindakan asusila itu merusak,orang yg benar2 cinta sama pasangannya,gk bakal ngerusak pasangannya,camkan itu!!! (ah maaf,saya sering enosi kalo bahas soal ini).

Kalo misal ada yg bingung kenapa saya tiba2 bahas soal cinta,sebabnya saya sendiri lagi bener2 merasakan yang namanya cinta,yang ceritanya akan terlalu panjang kalo dibahas di post kali ini…..

~ oleh guta41 pada Mei 3, 2011.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.